Zaid bin Tsabit: Mutarjim Rasulullah yang Ahli Ilmu dan Ahli Al Qur’an

Pada tahun ke-2 Hijriyah kota Madinah semakin sesak dipenuhi oleh manusia yang bersiap-siap untuk menyambut Perang Badar.

Belajar Hemat di Tengah Gejolak Ekonomi: Refleksi TW II 2025

Belajar Hemat di Tengah Gejolak Ekonomi: Refleksi TW II 2025. Di tengah ketidakpastian global, gaya hidup hemat dan perencanaan finansial yang bijak menjadi pilar penting ketahanan individu dan bangsa. Generasi muda harus menjadi motor perubahan ekonomi.

Memahami Pentingnya Pendidikan Pernikahan dalam Islam

Pendidikan pernikahan oleh calon pengantin memiliki urgensitas dalam membangun keluarga sakinah ataupun keluarga maslahat. Hal ini penting diperhatikan sebab sejatinya Islam memberikan pesan-pesan penting pendidikan pernikahan. Lalu bagaimana Islam memandangnya?

Menelusuri Jejak Ulama Jawa di Singapura (1)

Pada bulan Mei 2024 silam, saya berkesempatan untuk mengunjungi Kampung Glam, sebuah kawasan bersejarah Muslim Melayu di Singapura.

Kartini dan Urgensi Mengkader Ulama Perempuan di Zaman Modern

Dalam konteks zaman modern yang penuh tantangan moral, sosial, dan spiritual, kehadiran ulama perempuan bukan hanya penting, melainkan sangat mendesak.

Mengapa Masih Ada Umat Islam yang "Jahil" di Tengah Lautan Alumni Pesantren?

Mengapa Masih Ada Umat Islam yang "Jahil" di Tengah Lautan Alumni Pesantren?. "Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." (HR. Muslim).

Refleksi 65 Tahun PMII: Generasi Hebat Penggerak Perubahan

Pada tanggal 17 April 2025, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) genap berusia 65 tahun. Sebuah rentang waktu yang panjang untuk sebuah organisasi mahasiswa, sekaligus momentum reflektif bagi seluruh kader untuk menengok ke belakang, membaca arah hari ini.

Menembus Sekat Organisasi Memahami Esensi Beragama di Indonesia

Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki keragaman organisasi keagamaan yang kaya, seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Kedua organisasi ini telah melahirkan tokoh-tokoh besar yang kontribusinya melampaui batas-batas organisasi, menunjukkan bahwa esensi beragama sejatinya melampaui sekat-sekat formal.

Hidup Bermakna dengan Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan

Dalam kehidupan yang semakin kompleks, kita sering merasa terburu-buru, tertekan, dan kehilangan makna di tengah rutinitas yang melelahkan. Setiap hari, kita dihadapkan pada berbagai tuntutan—pekerjaan, keluarga, keinginan pribadi—yang seolah-olah terus bertambah tanpa henti. Di tengah semua ini, pertanyaannya adalah: bagaimana kita bisa menemukan kebahagiaan sejati?

Muqaddimah al-Fawâ’id: Kitab yang Ditulis untuk Pangeran Abdul Qadir Kesultanan Banten, Karya Syaikh Abdul Bashir al-Dharir Bugis (w. 1733)?

Berikut ini adalah fragmen dari dua gambar halaman manuskrip kitab “Muqaddimah al-Fawâ’id allatî Lâbudda min al-‘Aqâ’id”. Kitab tersebut ditulis dalam bahasa Arab dan berisi kajian mengenai pokok-pokok teologi Islam (ilmu tauhid).